Selasa, 09 Oktober 2018

Hasil gambar untuk waktu
Waktu. Seringkali kita menyia-nyiakan waktu. Padahal kita semua tau, bahwasanya kita tak dapat memutar ulang waktu. Berapa banyak waktu yang telah kita habiskan? Apa saja yang kita telah lakukan selama itu? Tentu tak pernah terfikirkan oleh kita. Sudahkah kita memanfaatkan semaksimal mungkin waktu yang kita miliki? Yakinkah kita bahwasanya tak ada penyeselan terhadap waktu yang selama ini telah kita habiskan begitu saja?  
Coba lah kita renungkan. Setiap waktu yang kita habiskan di dunia nantinya akan dimintai pertanggung jawaban. Apakah waktu yang diberikan kita gunakan untuk memperbanyak ibadah, atau hanya sia sia terbuang untuk dunia semata. Dalam suatu hadist disebutkan : 
لن تزول قدما عبد يوم القيامة حتى يسأل عن أربع : عن عمره فيما أفناه ، وعن شبابه فيما أبلاه ، وعن علمه ماذا عمل به ، وعن ماله من أين أخذه وفيما أنفقه ” 
“ Tidak tergelincir dua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga Allah menanyakan empat hal : 
1.        Umurnya, untuk apa selama hidupnya dihabiskan 
2.        Waktu mudanya, digunakan untuk apa saja 
3.        Hartanya, darimana dia mendapatkan dan untuk apa saja dihabiskannya 
4.        Ilmunya, apakah diamalkan atau tidak ” ( Hadist Hasan, HR. Tirmidzi ) 

Allah menjadikan waktu antara siang dan malam untuk kepentingan manusia itu sendiri. Bisakah kita bayangkan apabila waktu hanya terdiri dari malam saja? Atau siang saja? Allah menjadikan siang untuk manusia dapat beraktivitas. Allah menjadikan malam agar manusia dapat beristirahat setelah melakukan aktivitasnya. Allah Swt. berfirman:  
                                
هُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ لِتَسْكُنُوا۟ فِيهِ وَٱلنَّهَارَ مُبْصِرًا ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ 
"Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar." QS. Yunus [10] : 67. 
Allah menciptakan segala sesuatu tentu ada hikmahnya. Termasuk hikmah penciptaan siang dan malam. Namun, masih saja kita sebagai manusia menyalahi apa yang sudah di tentukan. Tak jarang kita gunakan siang hari kita untuk tidur namun pada malam hari kita malah beraktivitas. . Seperti contohnya begadang dimalam hari sehingga di siang hari kita habiskan untuk tidur dan bermalas-malasan. 
Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah tidur sebelum waktu isya’ dan tidak pernah begadang setelahnya. (HR Ahmad; shahih) 
Ibnu Qayyim Al Jauziyah menjelaskan dalam Zadul Ma’ad: “Termasuk kebiasaan beliau adalah tidur di awal malam dan bangun di bagian akhirnya. Terkadang beliau begadang di awal malam untuk mengurusi berbagai kepentingan orang-orang miskin.” 
Tahukah kita bahwasanya dalam ilmu medis, begadang itu berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit diantaranya  
1)      Hipertensi 
Hipertensi adalah tekanan darah yang tinggi. Hipertensi merupakan penyebab munculnya penyakit stroke, serangan jantung, gagal jantung kronis. Sedangkan faktor penyebab hipertensi salah satunya adalah kebiasaan begadang.  Riset yang dilakukan oleh ilmuan Henry Ford Hospital, Detroit menyebutkan bahwa orang-orang dengan gejala insomnia memiliki kemungkinan hipertensi. Sedangkan menurut penelitian Christoper Drake, dari Ford Hospital Sleep Disorders and Research Center, penyebab hipertensi pada penderita insomnia dikarenakan faktor berapa seringnya seseorang terbangun ketika tidur di malam hari serta berapa waktu yang dibutuhkan untuk dapat kembali tidur. Penelitian gangguan tidur lebih lanjut yang dilakukan oleh National Institutes of Health, menyebutkan bahwa sekitar tiga puluh sampai empat puluh persen orang dewasa memiliki gejala insomnia. Kemudian sekitar sekitar sepuluh sampai dengan lima belas persen orang dewasa menderita insomnia yang kronis. 
2)     Penyakit Jantung 
Selain dari faktor penyakit hipertensi, serangan jantung juga disebabkan oleh angin malam. Seseorang yang terbiasa tidur larut malam dan begadang, pastilah cenderung lebih banyak terkena angin malam. Sedangkan perlu Anda ketahui bahwa angin malam kurang baik bagi kesehatan Anda. Penyakit jantung seperti yang kita ketahui merupakan penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia. Untuk mencegah dan meminimalisirnya, hapuskanlah kebiasaan begadang Anda. 
3)     Resiko Stroke 
Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan bahwa kebiasaan kurang tidur akan menyebabkan penyakit stroke. Misalnya saja penelitian yang dilakukan oleh Warwick Medical School dalam publikasi European Heart Journal yang menyebutkan bahwa jika tidur kurang dari enam jam setiap hari, dapat meningkatkan serangan stroke yang dapat mengakibatkan kematian sebanyak lima belas persen. Dan untuk resiko serangan jantung sebesar lima puluh persen. 
4)     Diabetes 
Penelitian yang dilakukan oleh Tulane University School of Medicine menjelaskan bahwa seseorang akan mengalami penurunan kadar hormon akibat kurang tidur. Penelitian tersebut dapat menjelaskan bahwa orang yang terlalu sering begadang rentan terhadap obesitas. Pola tidur pada larut malam dan kurang dari enam jam setiap hari akan memunculkan rasa lapar ketika malam, akibatnya Anda akan selalu merasa lapar dan membiasakan diri untuk makan ketika tengah malam. 
5)     Obesitas 
Obesitas berkaitan erat dengan Diabetes. Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Brigham and Women Hospital di Boston menyebutkan bahwa begadang akan membuat Anda mengalami obesitas karena proses metabolisme tubuh yang lambat. Selain itu, masih terdapat penelitian yang dilakukan oleh Kepala Endokrinologi dari Tulane University School of Medicine, Dr Vivian Fonseca yang menyebutkan bahwa obesitas berkaitan dengan kurang tidur. Hal ini disebabkan kadar hormon mengalami penurunan akibat kurang tidur. Hasil penelitian tersebut pernah dipublikasikan dalam jurnal Science Translation Medicine pada 11 April 2012. 
6)     Alzheimer 
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Maiken Nedergaard, M.D., D.M.Sc. dariUniversity of Rochester Medical Center School of Medicine and Dentistry, New York menjelaskan keterkaitan antara kebiasaan begadang yang berakibat munculnya penyakit alzheimer. Alzheimer adalah penyakit pelupa atau lupa ingatan baik secara permanen maupun sementara. Alzheimer biasanya menyerang usia lanjut. Dan penyakit ini tidak menular, tetapi lebih kepada suatu sidrom disorientasi bingung dan lupa mengingat terhadap orang, tempat, serta waktu. Banyak faktor yang mempengaruhi penyebabnya antara lain adalah kurang berolahraga dan kadar kolesterol yang tinggi 

Pergunakanlah waktu yang kita miliki sekarang dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita menyesal di hari kemudian. Pergunakanlah waktu untuk memperbanyak beribadah mengingat Allah SWT bukan menggunakan waktu melakukan hal-hal yang sia-sia di dunia. Jangan sampai kita menyesal kelak saat hari perhitungan tiba. Janganlah kita menunda-nunda untuk beribadah, sebab kita mengira kita masih memiliki waktu yang cukup banyak untuk melakukanya. Bagaimanakah bila sebelum kita sempat bertaubat, Allah telah menghentikan waktu kita di dunia? Sebab kematian datang tanpa menunggu waktu. Allah Ta’ala berfirman, 

وَلِكُلِّ
 أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ 
Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (QS. Al 
A’raf: 34) 
Jangan sampai kita menyesal kelak di akhirat nanti sebab kita tak menggunakan waktu yang kita miliki di dunia untuk beribadah. Sebab penyesalan tersebut hanyalah sia-sia. Kita tidak akan bisa memperbaikinya. Sebab sesungguhnya Allah telah memberikan waktu yang cukup untuk kita beribadah mengingat-Nya, namun waktu tersebut hanya kita gunakan untuk keperluan dunia semata. Allah SWT berfirman : 
 Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar