
Waktu. Seringkali kita menyia-nyiakan waktu. Padahal
kita semua tau, bahwasanya
kita tak dapat memutar ulang waktu. Berapa
banyak waktu yang telah kita habiskan? Apa saja yang kita telah lakukan selama
itu? Tentu
tak pernah terfikirkan oleh kita.
Sudahkah kita memanfaatkan
semaksimal mungkin waktu yang kita miliki? Yakinkah kita bahwasanya tak ada penyeselan terhadap waktu yang selama ini telah kita habiskan
begitu saja?
Coba lah kita renungkan. Setiap
waktu yang kita habiskan di dunia nantinya akan dimintai
pertanggung jawaban. Apakah waktu yang diberikan kita gunakan untuk memperbanyak
ibadah, atau hanya sia sia terbuang untuk dunia semata. Dalam
suatu hadist disebutkan :
لن
تزول قدما عبد يوم القيامة حتى يسأل عن أربع : عن عمره فيما أفناه ، وعن شبابه
فيما أبلاه ، وعن علمه ماذا عمل به ، وعن ماله من أين أخذه وفيما أنفقه ”
“
Tidak tergelincir dua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga Allah
menanyakan empat hal :
1.
Umurnya, untuk apa selama hidupnya dihabiskan
2.
Waktu mudanya, digunakan untuk apa saja
3.
Hartanya, darimana dia mendapatkan dan untuk apa saja dihabiskannya
4.
Ilmunya, apakah diamalkan atau tidak ” ( Hadist
Hasan, HR. Tirmidzi )
Allah menjadikan waktu
antara siang dan malam untuk kepentingan manusia itu sendiri. Bisakah
kita bayangkan apabila waktu hanya terdiri dari malam saja? Atau siang saja? Allah menjadikan siang untuk
manusia dapat beraktivitas. Allah menjadikan malam agar manusia dapat beristirahat
setelah melakukan aktivitasnya. Allah Swt. berfirman:
هُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ لِتَسْكُنُوا۟ فِيهِ وَٱلنَّهَارَ مُبْصِرًا ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ
هُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ لِتَسْكُنُوا۟ فِيهِ وَٱلنَّهَارَ مُبْصِرًا ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ
"Dialah
yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan
(menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah).
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi
orang-orang yang mendengar." QS. Yunus [10] : 67.
Allah
menciptakan segala sesuatu tentu ada hikmahnya. Termasuk
hikmah penciptaan siang dan malam. Namun,
masih saja kita sebagai manusia menyalahi
apa yang sudah di tentukan. Tak
jarang kita gunakan siang hari kita untuk tidur namun pada malam hari kita
malah beraktivitas. . Seperti
contohnya begadang dimalam hari sehingga di siang hari kita habiskan
untuk tidur dan bermalas-malasan.
Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah tidur sebelum waktu isya’ dan tidak
pernah begadang setelahnya. (HR Ahmad; shahih)
Ibnu Qayyim Al Jauziyah menjelaskan dalam Zadul Ma’ad:
“Termasuk kebiasaan beliau adalah tidur di awal malam dan bangun di bagian
akhirnya. Terkadang beliau begadang di awal malam untuk mengurusi berbagai
kepentingan orang-orang miskin.”
Tahukah
kita bahwasanya dalam ilmu medis, begadang itu berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit diantaranya :
1)
Hipertensi
Hipertensi
adalah tekanan darah yang tinggi. Hipertensi merupakan penyebab munculnya
penyakit stroke, serangan jantung, gagal jantung kronis. Sedangkan faktor
penyebab hipertensi salah satunya adalah kebiasaan begadang. Riset yang
dilakukan oleh ilmuan Henry Ford Hospital, Detroit menyebutkan bahwa orang-orang dengan gejala
insomnia memiliki kemungkinan hipertensi. Sedangkan
menurut penelitian Christoper Drake,
dari Ford Hospital Sleep Disorders and Research Center, penyebab hipertensi pada penderita
insomnia dikarenakan faktor berapa seringnya seseorang terbangun ketika tidur
di malam hari serta berapa waktu yang dibutuhkan untuk dapat kembali tidur.
Penelitian gangguan tidur lebih lanjut yang dilakukan oleh National Institutes of Health,
menyebutkan bahwa sekitar tiga puluh sampai empat puluh persen orang dewasa
memiliki gejala insomnia. Kemudian sekitar sekitar sepuluh sampai dengan lima belas persen orang
dewasa menderita insomnia yang kronis.
2) Penyakit Jantung
Selain
dari faktor penyakit hipertensi, serangan jantung juga disebabkan oleh angin
malam. Seseorang yang terbiasa tidur larut malam dan begadang, pastilah
cenderung lebih banyak terkena angin malam. Sedangkan perlu Anda ketahui bahwa angin malam kurang baik bagi kesehatan Anda.
Penyakit jantung seperti yang kita ketahui merupakan penyakit pembunuh nomor satu di
Indonesia. Untuk mencegah dan meminimalisirnya,
hapuskanlah kebiasaan begadang Anda.
3)
Resiko Stroke
Telah
banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan bahwa kebiasaan kurang tidur
akan menyebabkan penyakit stroke. Misalnya saja penelitian yang dilakukan oleh Warwick Medical School dalam publikasi European Heart Journal yang menyebutkan bahwa jika tidur kurang dari enam
jam setiap hari, dapat meningkatkan serangan stroke yang dapat mengakibatkan
kematian sebanyak lima belas persen. Dan untuk resiko serangan jantung sebesar lima puluh persen.
4) Diabetes
Penelitian
yang dilakukan oleh Tulane University School of Medicine menjelaskan bahwa seseorang akan mengalami
penurunan kadar hormon akibat kurang tidur. Penelitian tersebut dapat
menjelaskan bahwa orang yang terlalu sering begadang rentan terhadap obesitas.
Pola tidur pada larut malam dan kurang dari enam jam setiap hari akan
memunculkan rasa lapar ketika malam, akibatnya Anda akan selalu merasa lapar
dan membiasakan diri untuk makan ketika tengah malam.
5) Obesitas
Obesitas
berkaitan erat dengan Diabetes. Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Brigham and Women Hospital di Boston menyebutkan bahwa begadang akan
membuat Anda mengalami obesitas karena proses metabolisme tubuh yang lambat.
Selain itu, masih terdapat penelitian yang dilakukan oleh Kepala Endokrinologi
dari Tulane University School of Medicine, Dr Vivian Fonseca yang menyebutkan bahwa obesitas
berkaitan dengan kurang tidur. Hal ini disebabkan kadar hormon mengalami
penurunan akibat kurang tidur. Hasil penelitian tersebut pernah dipublikasikan
dalam jurnal Science Translation Medicine pada 11 April 2012.
6) Alzheimer
Menurut
penelitian yang dilakukan oleh Maiken Nedergaard,
M.D., D.M.Sc. dariUniversity of Rochester Medical Center School of Medicine and Dentistry,
New York menjelaskan keterkaitan antara kebiasaan begadang
yang berakibat munculnya penyakit alzheimer.
Alzheimer adalah penyakit pelupa atau lupa ingatan baik secara permanen maupun
sementara. Alzheimer biasanya menyerang usia lanjut. Dan penyakit ini tidak
menular, tetapi lebih kepada suatu sidrom disorientasi bingung dan lupa mengingat terhadap
orang, tempat, serta waktu. Banyak faktor yang mempengaruhi penyebabnya antara
lain adalah kurang berolahraga dan kadar kolesterol yang tinggi
Pergunakanlah
waktu yang
kita miliki sekarang dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita menyesal di hari
kemudian. Pergunakanlah
waktu untuk memperbanyak beribadah mengingat Allah SWT bukan menggunakan waktu
melakukan hal-hal yang sia-sia di dunia. Jangan sampai kita menyesal kelak saat
hari perhitungan tiba. Janganlah kita menunda-nunda untuk beribadah, sebab kita
mengira kita masih memiliki waktu yang cukup banyak untuk melakukanya.
Bagaimanakah bila sebelum kita sempat bertaubat,
Allah telah menghentikan waktu kita di dunia? Sebab kematian datang
tanpa menunggu
waktu. Allah Ta’ala berfirman,
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (QS. Al A’raf: 34)
Jangan
sampai kita menyesal kelak di akhirat nanti sebab kita tak menggunakan waktu
yang kita miliki di dunia untuk beribadah. Sebab penyesalan tersebut hanyalah sia-sia. Kita tidak akan bisa memperbaikinya. Sebab
sesungguhnya Allah telah memberikan waktu yang cukup untuk kita beribadah
mengingat-Nya, namun waktu tersebut hanya kita gunakan untuk
keperluan dunia semata. Allah SWT berfirman :
Dan
mereka berteriak di dalam neraka itu: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami
niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami
kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup
untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir,
dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab
Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.